Rename

Mulai tahun depan terhitung Januari 2011 penerapan pajak 10% untuk Warung Tegal (Warteg) akan diberlakukan. Memang penerapan pajak tersebut hanya untuk wilayah kota Jakarta saja.

Seluruh warteg yang ada di Kota Jakarta yang mempunyai omzet Rp 167.000/hari atau Rp 5.000.000/bulan atau Rp 60.000.000 akan dikenakan pajak sebesar 10%, itu berarti akan terjadi kenaikkan harga makanan dan minuman diseluruh warteg yang ada di Jakarta. Pastinya jadi “dilema” tersendiri bagi para juragan warteg, antara menaikkan harga makanan dan minuman atau menurunkan kualitas dan kuantitas dari apa yang mereka jual.

Sebenarnya yang di “palak” pajak ini siapa, si juragan warteg atau si pembeli? Pastinya si juragan warteg merasa di palak pajak apabila tanpa menaikkan harga makanan dan minuman, tapi kalau harga tersebut dinaikkan dengan dalih terpalak pajak maka pembeli yang jadi korban pemalakan. Lucunya, hampir semua transaksi yang terjadi di warteg itu tanpa menggunakan nota atau bon pembelian tapi kok yaa ada “tax” 10% seperti makan di restaurant mahal saja.

Ada solusi yang tepat buat para juragan warteg agar usahanya terhindar dari pajak yaitu RENAME saja warteg (warung tegal) menjadi wardung (warung bandung), warsem (warung semarang), warsur (warung surabaya), warkasi (warung bekasi) dan yang lainnya yang penting bukan warteg dan juga bukan warsiyem, warsiti, waryo, war war war.

Jadi tidak perlu bingung untuk terhindar dari pajak, lha wong yang dikenakan pajakkan warteg, jadi RENAME sajalah.

2 thoughts on “Rename

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s